{"id":2737,"date":"2020-07-09T00:43:16","date_gmt":"2020-07-08T17:43:16","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indowhiz.com\/articles\/?p=2737"},"modified":"2022-07-11T13:14:08","modified_gmt":"2022-07-11T06:14:08","slug":"autossl-dan-cdn","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indowhiz.com\/articles\/id\/autossl-dan-cdn\/","title":{"rendered":"Mengatasi Masalah Sertifikat SSL terkait AutoSSL dan CDN"},"content":{"rendered":"\n<p>Situs web merupakan salah satu media untuk saling tukar informasi yang dapat diakses melalui internet. Maka dalam hal teknis, kecepatan dan keamanan situs web merupakan hal yang utama. Namun, selain <a href=\"https:\/\/www.indowhiz.com\/articles\/id\/pedoman-umum-meningkatkan-kecepatan-situs-web\/\">website harus dapat diakses dengan cepat<\/a>, koneksi antara browser dan server juga harus terenkripsi untuk menjaga keamanan data sensitif. Keamanan koneksi ini dapat dilihat dari penggunaan protokol HTTPS yang di lengkapi dengan sertifikat SSL yang valid.<\/p>\n\n\n\n<p>Semakin canggih teknologi keamanan yang digunakan, ada kalanya bukan semakin memudahkan, namun menambah beberapa kerumitan lain. Dalam artikel ini, kita akan membahas mengenai kerumitan dalam penggunaan AutoSSL dan kaitannya dengan CDN.<\/p>\n\n\n\n<!--more-->\n\n\n\n<p>Hari berganti hari, berlalu dengan kondisi server, SSL, dan website mu yang normal. Namun tiba-tiba ada pemberitahuan masuk ke email kamu. CPanel situs kamu mengirimkan email tentang sertifikat SSL yang tidak dapat diperbarui secara otomatis. <\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code lang=\"markdown\" class=\"language-markdown\">The SSL certificate for \u201cindowhiz.com\u201d has not been renewed. You must take action to secure this site.\n\nTo upgrade to an EV or OV certificate, navigate to the \u201cSSL\/TLS Wizard\u201d interface.<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p><em>Ini masalah serius, lalu apa yang harus dilakukan?<\/em> Oke, Sebelum memperbaiki permasalahan ini, saya jelaskan secara singkat apa yang mungkin terjadi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Sertifikat SSL<\/h2>\n\n\n\n<p>SSL (<em>Secure Sockets Layer<\/em>) merupakan sebuah teknologi untuk mengenkripsi komunikasi antara browser klien dan server web.<span id=\"b3c4173b-c0df-45ae-9152-8d1b27c7cf43\" data-items=\"[&quot;3118458081&quot;]\" class=\"abt-citation\" contenteditable=\"false\">\u200b[1]\u200b<\/span> Hal ini digunakan untuk menjaga keamanan data-data sensitif agar tidak mudah dicuri oleh pihak lain yang tidak bertanggungjawab.<\/p>\n\n\n\n<p>Saat ini, versi yang lebih baru dan lebih aman bernama TLS (<em>Transport Layer Security<\/em>). TLS juga merupakan sertifikat keamanan layaknya SSL. Namun, masih lebih sering disebut SSL karena istilah ini lebih dikenal oleh masyarakat. Jadi jika kamu akan membeli dan\/atau menggunakan sertifikat SSL, hal tersebut sebenarnya adalah TLS versi terbaru.<span id=\"22a3ed9e-1a68-4c7a-9086-cefb45b47b06\" data-items=\"[&quot;4257173478&quot;]\" class=\"abt-citation\" contenteditable=\"false\">\u200b[2]\u200b<\/span><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"474\" height=\"263\" src=\"https:\/\/www.indowhiz.com\/articles\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/https-connection-information-address-bar.png\" alt=\"Informasi sertifikat SSL pada situs Indowhiz\" class=\"wp-image-2738\"\/><figcaption>Gambar 1. Informasi sertifikat SSL pada situs Indowhiz<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Jika sebuah situs sudah memiliki dan menggunakan sertifikat SSL, maka alamat situs tersebut dapat menggunakan HTTPS (dan ada ikon gembok di sebelah alamatnya). Jadi, HTTPS (<em>Hyper Text Transfer Protocol Secure<\/em>) merupakan salah satu penanda bahwa situs telah memiliki keamanan melalui sertifikat SSLnya. Selain itu, sertifikat SSL juga memberikan informasi tentang penerbit sertifikat, detail nama situs web, tanggal kadaluwarsa sertifikat, dan beberapa informasi publik lainnya. Informasi ini dapat dilihat melalui ikon gembok di <em>address bar<\/em> browser, seperti pada Gambar 1 di atas.<span id=\"0bbf0067-5804-44fa-a4fa-bc51c7db93c3\" data-items=\"[&quot;4257173478&quot;]\" class=\"abt-citation\" contenteditable=\"false\">\u200b[2]\u200b<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Pembaharuan otomatis sertifikat SSL <\/h3>\n\n\n\n<p>Secara umum, 15-30 hari sebelum masa aktif sertifikat SSL berakhir, provider SSL (misal Let\u2019s Encrypt) akan mencoba untuk memperbarui SSL secara otomatis melalui fitur AutoSSL. Namun jika hal tersebut tidak memungkinkan, ataupun ada kesalahan teknis, maka email pemberitahuan akan dikirimkan kepada pemilik situs. Jika hal itu terjadi, maka kamu harus melakukan pembaharuan sertifikat SSL secara manual.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">CPanel, AutoSSL, dan CDN<\/h3>\n\n\n\n<p>Pada halaman status AutoSSL di CPanel, kamu dapat melihat apakah sertifikat SSL dapat diperbarui secara otomatis atau tidak. Namun, jika tidak dapat diperbarui secara otomatis, statusnya akan berubah menjadi &#8220;<code>The certificate will not renew via AutoSSL because it was not issued via AutoSSL<\/code>&#8220;.<\/p>\n\n\n\n<p>Mungkin kamu akan berpikiran untuk melakukan &#8220;<code>reissue<\/code>&#8221; sertifikat SSL secara manual, yang mungkin saja berhasil. Namun jika tidak berhasil, umumnya muncul pesan kesalahan seperti berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code lang=\"markdown\" class=\"language-markdown\">There was a problem processing your request\n- Error issuing certificate\n- Failed to issue certificate\n- Updating challenge for indowhiz.com: acme: error code 403 \"urn:ietf:params:acme:error:unauthorized\": Incorrect TXT record ....<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p><em>Kesalahan apa yang terjadi disini?<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Saat memperbarui sertifikat SSL, provider AutoSSL membutuhkan validasi alamat IP dari domain yang bersangkutan. Dalam konsep sederhana, alamat IP publik dari domain kamu akan dibandingkan dengan alamat IP yang terhubung dengan CPanel.<span id=\"b3c010b6-6b05-401d-83f1-040e3b4105db\" data-items=\"[&quot;1023443657&quot;]\" class=\"abt-citation\" contenteditable=\"false\">\u200b[3]\u200b<\/span><\/p>\n\n\n\n<p>Namun jika kamu menggunakan CDN seperti Cloudflare atau semacamnya, maka alamat IP publik dari domain kamu mungkin akan berubah menggunakan IP Proxy dari CDN tersebut. <\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini akan membuat AutoSSL tidak dapat melihat alamat IP asli dari server kamu. Alhasil, AutoSSL tidak dapat melakukan validasi dan memperbarui sertifikat SSL, karena perbedaan alamat IP.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Solusi permasalahan AutoSSL dan CDN<\/h2>\n\n\n\n<p>Sebelum kamu mulai mencoba mengatasi permasalahan ini, lakukan backup pada keseluruhan situs kamu!<\/p>\n\n\n\n<p>Kamu perlu memilih salah satu dari solusi yang ada disini. Setiap solusi memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing. Jadi, yakinkan dirimu sebelum memilih.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Opsi 1: menonaktifkan CDN dan menggunakan AutoSSL<\/h3>\n\n\n\n<p>Jika CDN yang kamu gunakan hanya sebagai DNS Manager, maka ini mungkin salah satu solusi yang masuk akal. Kamu cukup menonaktifkan\/disable\/pause CDN yang sedang kamu gunakan, dan dapat menjalankan AutoSSL kembali.<span id=\"1d6d9bd1-161b-415b-9108-ec126e9e9a6c\" data-items=\"[&quot;1356271426&quot;]\" class=\"abt-citation\" contenteditable=\"false\">\u200b[4]\u200b<\/span><\/p>\n\n\n\n<p>Keunggulan: <\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>dapat menggunakan AutoSSL untuk memperbarui sertifikat SSL dari provider SSL yang kamu miliki.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Kelemahan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>kehilangan manfaat dari menggunakan CDN (seperti distribusi konten, keamanan tambahan, cache, minifikasi, dll.);<\/li><li>menggunakan seluruh sumber daya server kamu sendiri untuk menangani pengunjungmu.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Opsi 2: Menonaktifkan CDN saat pembaruan sertifikat SSL<\/h3>\n\n\n\n<p>Jika kamu menggunakan CDN tipe <em>proxy<\/em> seperti Cloudflare, yang mengharuskan kamu merubah <em>Nameserver<\/em>, maka cara ini dapat digunakan. Metode ini, sederhananya, hanya menonaktifkan\/pause CDN, lalu memperbaharui SSL, dan setelah selesai, kembali mengaktifkan\/enable CDN.<span id=\"f0ee8413-8e1a-403c-867f-9e5bcf0d9b92\" data-items=\"[&quot;1356271426&quot;]\" class=\"abt-citation\" contenteditable=\"false\">\u200b[4]\u200b<\/span><\/p>\n\n\n\n<p>Keunggulan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>dapat memakai provider SSL sendiri dari CPanel kamu;<\/li><li>pembuatan sertifikat SSL tinggal klik dan klik.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Kelemahan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>autoSSL tidak bisa diaktifkan untuk memperbarui SSL secara otomatis;<\/li><li>metode manual ini harus selalu dilakukan beberapa hari sebelum masa sertifikat SSL berakhir (umumnya masa aktif hanya 90 hari).<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Opsi 3: mengandalkan enkripsi hanya dari CDN ke browser<\/h3>\n\n\n\n<p>Umumnya CDN sudah dilengkapi sertifikat SSL saat berkomunikasi dengan browser para pengunjung. Server kamu tidak akan langsung diekspose oleh CDN. <strong>Jika situs kamu tidak memproses data sensitif <\/strong>(seperti <em>login<\/em>, <em>user session<\/em>, dll.), bisa saja kamu mematikan enkripsi antara server kamu ke CDN.<span id=\"945e104d-617f-4f74-82aa-78a8b5524a25\" data-items=\"[&quot;1356271426&quot;]\" class=\"abt-citation\" contenteditable=\"false\">\u200b[4]\u200b<\/span><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"972\" height=\"393\" src=\"https:\/\/www.indowhiz.com\/articles\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/SSL-cloudflare-flexible-mode.jpg\" alt=\"Pengaturan mode enkripsi SSL\/TLS Flexible di CDN (Cloudflare)\" class=\"wp-image-5867\"\/><figcaption>Gambar 2. Pengaturan mode enkripsi SSL\/TLS <em>Flexible<\/em> di CDN (Cloudflare)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Jika kamu menggunakan Cloudflare, kamu bisa menuju ke pengaturan <code>SSL\/TLS<\/code> untuk merubah mode enkripsi menjadi <code>Flexible<\/code> seperti pada Gambar 2.<span id=\"c066a724-cab4-4509-b9d6-9171e67aec9c\" data-items=\"[&quot;1356271426&quot;]\" class=\"abt-citation\" contenteditable=\"false\">\u200b[4]\u200b<\/span><\/p>\n\n\n\n<p>Keunggulan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>pengaturan paling mudah;<\/li><li>tidak perlu melakukan pemasangan sertifikat SSL;<\/li><li>transfer data dari server kamu ke CDN lebih cepat karena tidak melalui enkripsi.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Kelemahan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>situs kamu akan langsung kehilangan sertifikat SSL nya saat Cloudflare di nonaktifkan (meskipun hanya dinonaktifkan sementara);<\/li><li>tingkat keamanan rendah, karena koneksi antara server kamu dan Cloudflare tidak terenkripsi. Menjadikannya beberapa pihak ketiga seperti ISP, pemerintah, dll. masih mungkin untuk dapat membaca data yang tidak terenkripsi;<span id=\"6c7290a5-635c-4081-bb0b-96c9ffaf602f\" data-items=\"[&quot;2004858712&quot;]\" class=\"abt-citation\" contenteditable=\"false\">\u200b[5]\u200b<\/span><\/li><li>kesalahan teknis di server kamu dapat menyebabkan permasalahan lain seperti <em>Mixed Content<\/em>, <em>Redirect Loops<\/em>, ataupun situs tidak dapat diakses;<span id=\"3e25a06a-36ae-4a2a-ae76-feacd4334432\" data-items=\"[&quot;1131591678&quot;]\" class=\"abt-citation\" contenteditable=\"false\">\u200b[6]\u200b<\/span><\/li><li>sangat <strong>tidak direkomendasikan<\/strong> jika situs kamu memproses data-data sensitif (seperti <em>login<\/em>, <em>user session<\/em>, dll.).<span id=\"1fe42025-a70e-413b-88a6-825fd04ec2f7\" data-items=\"[&quot;936306861&quot;]\" class=\"abt-citation\" contenteditable=\"false\">\u200b[7]\u200b<\/span><\/li><\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Opsi 4: Menggunakan sertifikat SSL origin dari CDN<\/h3>\n\n\n\n<p>Secara teknis, opsi ini jauh lebih baik daripada opsi sebelumnya yang hanya mengandalkan enkripsi antara CDN dan browser pengunjung. Karena pada opsi ini tetap memberikan keamanan antara server kamu dan CDN, serta antara CDN dan browser pengunjung. Opsi ini dapat membantumu dengan masalah &#8220;<code>Error 525: SSL handshake failed<\/code>&#8221; jika kamu menggunakan Cloudflare dengan mode enkripsi Full (strict).<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"861\" height=\"437\" src=\"https:\/\/www.indowhiz.com\/articles\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/Full-strict-SSL-TLS-encryption-mode-cloudflare.jpg\" alt=\"Pengaturan mode enkripsi SSL\/TLS Full (strict) di CDN (Cloudflare)\" class=\"wp-image-5864\"\/><figcaption>Gambar 3. Pengaturan mode enkripsi SSL\/TLS <em>Full<\/em> (<em>strict<\/em>) di CDN (Cloudflare)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Secara sederhana, kamu hanya perlu untuk menginstall sertifikat SSL yang telah disediakan oleh CDN. Untuk mempermudah penjelasan, disini saya akan memberi contoh CDN Cloudflare, karena versi gratisnya paling banyak digunakan.<span id=\"b1f4bbf4-4fcf-4b57-bdf5-7d541eb5b539\" data-items=\"[&quot;1424707545&quot;]\" class=\"abt-citation\" contenteditable=\"false\">\u200b[8]\u200b<\/span><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Pembuatan sertifikat SSL di CDN<\/h4>\n\n\n\n<p>Langkah-langkahnya pembuatan sertifikat SSL di Cloudflare yaitu:<span id=\"9f1449e5-aec2-44d4-94eb-da583a390b8e\" data-items=\"[&quot;793768668&quot;]\" class=\"abt-citation\" contenteditable=\"false\">\u200b[9]\u200b<\/span><\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>login ke dashboard CDN, lalu ke menu <code>SSL\/TLS<\/code>, pilih <code>origin server<\/code>;<\/li><li>pada bagian Origin Certificates, klik <code>Create Certificate<\/code>;<\/li><li>pilih <code>RSA<\/code> pada <code>Private key type<\/code>;<\/li><li>sesuaikan <code>hostname<\/code> yang memerlukan cakupan sertifikat SSL (misal domain <code>*.indowhiz.com<\/code> dan <code>indowhiz.com<\/code>);<\/li><li>pilih masa aktif sertifikat pada bagian <code>Certificate Validity<\/code>.<\/li><li>setelah selesai menyesuaikan, klik <code>Next<\/code>.<\/li><li>setelah itu, isi sertifikat akan ditampilkan oleh CDN, dan pada bagian <code>Key format<\/code> biarkan berisi jenis <code>PEM (default)<\/code>;<\/li><li><em>penting!<\/em> salin dan simpan isi sertifikat SSL yang ditampilkan oleh CDN dalam file terpisah (<code>OriginCertificate.crt<\/code> dan <code>Privatekey.key<\/code>);<\/li><li>setelah selesai menyalin dan menyimpan, klik <code>OK<\/code>. <\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Saat ini, CPanel belum support sertifikat ECC, maka dari itu, pada langkah 3 di atas saya tidak menuliskan <code>ECDSA<\/code>. Namun, tidak masalah jika kamu ingin mencoba <code>ECDSA<\/code> di Web Panel lain. Selanjutnya jika terjadi error, kamu bisa kembali ke Cloudflare untuk membuat sertifikat versi <code>RSA<\/code>.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada langkah nomer 4, untuk penulisan cakupan hostname, <em>wildcard<\/em> <code>*.indowhiz.com<\/code> tidak mencakup sub domain lebih dari satu level seperti <code>sub1.sub2.indowhiz.com<\/code>. Maka pastikan hostname yang dicakup sesuai dengan yang dibutuhkan. <\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, pada langkah 8, sangat penting untuk menyalin dan menyimpan <code>Private key<\/code>, karena setelah klik OK, <code>Private key<\/code> tidak akan dapat dilihat lagi di CDN. Jika kamu tidak sempat menyalin, ataupun kehilangan <code>Private key<\/code>, maka kamu perlu untuk membuat sertifikat SSL dari awal.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Pemasangan sertifikat SSL di server origin<\/h4>\n\n\n\n<p>Setelah mendapatkan salinan isi <code>Origin Certificate<\/code> dan <code>Private key<\/code>, selanjutnya kamu perlu memasang sertifikat tersebut di server hosting kamu. Kali ini, CPanel sebagai contohnya, jadi mungkin control panel lain (Plesk, CyberPanel, dll.) sedikit berbeda tampilan. <\/p>\n\n\n\n<p>Secara sederhana, ada 3 langkah utama yang perlu dilakukan di CPanel, yaitu: menambahkan <code>Private key<\/code>, <code>Origin Certificate<\/code>, dan memasang sertifikat SSL tersebut, seperti pada Gambar 4.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"661\" height=\"565\" src=\"https:\/\/www.indowhiz.com\/articles\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/install-new-ssl-certificate-on-cpanel.jpg\" alt=\"Langkah utama pemasangan sertifikat SSL di CPanel\" class=\"wp-image-5871\"\/><figcaption>Gambar 4. Langkah utama pemasangan sertifikat SSL di CPanel<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Langkah-langkah instalasi sertifikat SSL di server kamu (CPanel) yaitu:<span id=\"f9165556-5e89-453c-9d29-a347dacda0cd\" data-items=\"[&quot;783019351&quot;]\" class=\"abt-citation\" contenteditable=\"false\">\u200b[10]\u200b<\/span><\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>login ke CPanel kamu, lalu klik menu <code>SSL\/TLS<\/code> (atau <em>SSL Manager<\/em>),<\/li><li>pilih <code>Private Keys (KEY)<\/code>,<\/li><li>pada bagian <code>Upload a New Private Key<\/code>, kamu bisa mem-paste isi dari <code>Private Keys<\/code>, atau dengan cara mengunggah file <code>Privatekey.key<\/code>,<\/li><li>isi juga bagian deskripsi agar lebih mudah dikenali saat pemasangan, lalu tekan <code>Save<\/code>, <\/li><li>kembali ke menu <code>SSL\/TLS<\/code> (atau <em>SSL Manager<\/em>),<\/li><li>pilih <code>Certificates (CRT)<\/code>,<\/li><li>pada bagian <code>Upload a New Certificate<\/code>, kamu bisa mem-paste isi dari <code><code>Origin Certificate<\/code><\/code>, atau dengan cara mengunggah file <code>OriginCertificate.crt<\/code>,<\/li><li>isi juga bagian deskripsi agar lebih mudah dikenali saat pemasangan, lalu tekan <code>Save<\/code>,<\/li><li>kembali ke menu <code>SSL\/TLS<\/code> (atau <em>SSL Manager<\/em>),<\/li><li>pilih <code>Install and Manage SSL for your site (HTTPS)<\/code>,<\/li><li>pada bagian <code>Install an SSL Website<\/code>, klik <code>Browse Certificates<\/code>,<\/li><li>pilih sertifikat origin dari CDN yang baru saja ditambahkan, lalu klik <code>Use Certificate<\/code>. Kamu akan lebih mudah mencari sertifikat jika kamu telah menuliskan deskripsi pada langkah 4 dan 8 di atas,<\/li><li>lalu klik <code>Install Certificate<\/code>.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Cara instalasi pada web panel selain CPanel mungkin berbeda, namun dasarnya sama. Untuk lebih lengkapnya, silahkan membaca dokumentasi web panel masing-masing untuk cara instalasi SSL. Selain itu, beberapa web panel lain selain CPanel mungkin saja membutuhkan Root Certificate dari CDN. Cloudflare juga menyediakannya di halaman supportnya, di bagian <a href=\"https:\/\/support.cloudflare.com\/hc\/en-us\/articles\/115000479507-Managing-Cloudflare-Origin-CA-certificates#h_30cc332c-8f6e-42d8-9c59-6c1f06650639\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Origin CA root certificates<\/a>. Jika menemui kesulitan, kamu dapat meminta bantuan hosting provider kamu.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah selesai menginstal sertifikat SSL di situs web kamu, lalu, jangan lupa untuk mengubah enkripsi SSL\/TLS ke mode <code>Full (strict)<\/code>. Hal ini untuk menghindari &#8220;<code>Error 525: SSL handshake failed<\/code>&#8220;. Pengaturan ini terletak di menu <code>SSL\/TLS<\/code> di Cloudflare, seperti yang terlihat pada Gambar 3.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah selesai, kamu dapat memeriksa hasilnya di address bar website kamu. Jika belum ada perubahan, mungkin kamu perlu melakukan clear cache.<\/p>\n\n\n\n<p>Keunggulan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>sertifikat ini umumnya gratis;<\/li><li>masa berlaku bisa lebih dari 90 hari (bahkan Cloudflare menawarkan masa berlaku sertifikat SSL hingga 15 tahun);<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Kelemahan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>beberapa langkah pembuatan dan pemasangan sertifikat SSL membutuhkan pengetahuan tentang hal teknis;<\/li><li>CPanel tidak dapat mengenali sertifikat SSL dan tidak dapat melakukan validasi (tidak perlu khawatir, ini wajar);<\/li><li>metode manual ini harus selalu dilakukan beberapa hari sebelum masa sertifikat SSL berakhir.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Opsi 5: mengupgrade paket layanan CDN<\/h3>\n\n\n\n<p>Jika biaya tidak menjadi masalah bagimu, mengupgrade CDN ke paket layanan yang lebih tinggi (misal Cloudflare Business atau Enterprise). Level layanan ini memungkinkan kamu untuk menambahkan CNAME pada DNS Manager kamu.<span id=\"579b4f87-68c7-4f5e-83f0-2ffabcfce5bc\" data-items=\"[&quot;141307117&quot;]\" class=\"abt-citation\" contenteditable=\"false\">\u200b[11]\u200b<\/span><\/p>\n\n\n\n<p>Secara sederhana, CDN akan mem<em>bypass<\/em> proses validasi SSL yang dilakukan AutoSSL. Hasilnya, AutoSSL dapat digunakan kembali dan juga dapat memvalidasi sertifikat SSL saat pembaruan otomatis.<\/p>\n\n\n\n<p>Keunggulan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>AutoSSL dapat digunakan meski menggunakan CDN;<\/li><li>dapat memakai provider SSL sendiri dari CPanel kamu;<\/li><li>mendapatkan fitur-fitur CDN yang lebih bagus saat paket layanan diupgrade.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Kelemahan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>membutuhkan biaya operasional bulanan yang tidak sedikit.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Rekomendasi<\/h2>\n\n\n\n<p>Secara teknis, kami merekomendasikan opsi 4 (Menggunakan sertifikat origin dari CDN). Selain gratis, masa berlakunya pun sangat panjang. Bahkan kamu mungkin sudah melupakan adanya AutoSSL saat menggunakannya. Harapannya beberapa tahun lagi, versi AutoSSL terbaru sudah dapat memvalidasi sertifikat SSL meskipun menggunakan CDN.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun untuk perusahaan, Opsi 5 (mengupgrade paket layanan CDN) merupakan pilihan yang lebih disarankan. Namun perlu diperhatikan apakah sudah ada dana operasional yang dapat digunakan untuk membayar layanan CDN.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Referensi<\/h2>\n\n\n\n<section aria-label=\"Bibliography\" class=\"wp-block-abt-bibliography abt-bibliography\" role=\"region\"><ol class=\"abt-bibliography__body\" data-maxoffset=\"4\" data-linespacing=\"1\" data-second-field-align=\"flush\"><li id=\"3118458081\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">[1]<\/div><div class=\"csl-right-inline\">VeriSign, \u201cEverything You Need to Know About SSL Certificates,\u201d <i>VERISIGN<\/i>. <a rel=\"noreferrer noopener\" target=\"_blank\" href=\"https:\/\/www.verisign.com\/en_US\/website-presence\/online\/ssl-certificates\/index.xhtml\">https:\/\/www.verisign.com\/en_US\/website-presence\/online\/ssl-certificates\/index.xhtml<\/a> (accessed Jul. 09, 2020).<\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"4257173478\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">[2]<\/div><div class=\"csl-right-inline\">DigiCert, \u201cThe Ultimate Guide: What is SSL, TLS and HTTPS?,\u201d <i>DigiCert<\/i>. <a rel=\"noreferrer noopener\" target=\"_blank\" href=\"https:\/\/www.websecurity.digicert.com\/security-topics\/what-is-ssl-tls-https\">https:\/\/www.websecurity.digicert.com\/security-topics\/what-is-ssl-tls-https<\/a> (accessed Jul. 09, 2020).<\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"1023443657\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">[3]<\/div><div class=\"csl-right-inline\">cPanelMichael, \u201cAnswer on CloudFlare and AutoSSL,\u201d <i>cPanel Forums<\/i>, Nov. 21, 2017. <a rel=\"noreferrer noopener\" target=\"_blank\" href=\"https:\/\/forums.cpanel.net\/threads\/cloudflare-and-autossl.615115\/#post-2500235\">https:\/\/forums.cpanel.net\/threads\/cloudflare-and-autossl.615115\/#post-2500235<\/a> (accessed Jul. 09, 2020).<\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"1356271426\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">[4]<\/div><div class=\"csl-right-inline\">J. Lim, \u201ccPanel AutoSSL and Cloudflare causing problems?,\u201d <i>Caveena Solutions<\/i>, Dec. 12, 2017. <a rel=\"noreferrer noopener\" target=\"_blank\" href=\"https:\/\/caveenasolutions.com\/2017\/12\/cpanel-autossl-cloudflare-causing-problems\/\">https:\/\/caveenasolutions.com\/2017\/12\/cpanel-autossl-cloudflare-causing-problems\/<\/a> (accessed Jul. 09, 2020).<\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"2004858712\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">[5]<\/div><div class=\"csl-right-inline\">jeffatrackaid, \u201cAnswer on \u2018Are there any disadvantages to Cloudflare\u2019s \u201cFlexible SSL\u201d?,\u2019\u201d <i>Stack Exchange: Webmaster <\/i>, Aug. 11, 2014. <a rel=\"noreferrer noopener\" target=\"_blank\" href=\"https:\/\/webmasters.stackexchange.com\/questions\/67930\/are-there-any-disadvantages-to-cloudflare-s-flexible-ssl\">https:\/\/webmasters.stackexchange.com\/questions\/67930\/are-there-any-disadvantages-to-cloudflare-s-flexible-ssl<\/a> (accessed Jul. 09, 2020).<\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"1131591678\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">[6]<\/div><div class=\"csl-right-inline\">J. H. Dom, \u201cWhy flexible SSL mode is not the best choice,\u201d <i>Cloudflare Community<\/i>, Feb. 20, 2019. <a rel=\"noreferrer noopener\" target=\"_blank\" href=\"https:\/\/community.cloudflare.com\/t\/why-flexible-ssl-mode-is-not-the-best-choice\/63531\">https:\/\/community.cloudflare.com\/t\/why-flexible-ssl-mode-is-not-the-best-choice\/63531<\/a> (accessed Jul. 09, 2020).<\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"936306861\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">[7]<\/div><div class=\"csl-right-inline\">J. H. Dom, \u201cSSL\/TLS app Settings,\u201d <i>Cloudflare Community<\/i>, Jan. 2019. <a rel=\"noreferrer noopener\" target=\"_blank\" href=\"https:\/\/community.cloudflare.com\/t\/ssl-tls-app-settings\/53186\">https:\/\/community.cloudflare.com\/t\/ssl-tls-app-settings\/53186<\/a> (accessed Jul. 09, 2020).<\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"1424707545\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">[8]<\/div><div class=\"csl-right-inline\">Datanyze, \u201cMarket Share Category: Content Delivery Networks,\u201d <i>Datanyze<\/i>, 2020. <a rel=\"noreferrer noopener\" target=\"_blank\" href=\"https:\/\/www.datanyze.com\/market-share\/cdn--10\">https:\/\/www.datanyze.com\/market-share\/cdn&#8211;10<\/a> (accessed Jul. 09, 2020).<\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"793768668\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">[9]<\/div><div class=\"csl-right-inline\">Cloudflare, \u201cManaging Cloudflare Origin CA certificates,\u201d <i>Cloudflare Help Center<\/i>, May 19, 2020. <a rel=\"noreferrer noopener\" target=\"_blank\" href=\"https:\/\/support.cloudflare.com\/hc\/en-us\/articles\/115000479507\">https:\/\/support.cloudflare.com\/hc\/en-us\/articles\/115000479507<\/a> (accessed Jul. 09, 2020).<\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"783019351\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">[10]<\/div><div class=\"csl-right-inline\">Digital Candy, \u201cCloudflare origin CA free SSL installation guide on Godaddy,\u201d <i>Digital Candy<\/i>, Oct. 07, 2019. <a rel=\"noreferrer noopener\" target=\"_blank\" href=\"https:\/\/www.digitalcandy.agency\/website-tips\/cloudflare-origin-ca-free-ssl-installation-on-godaddy\/\">https:\/\/www.digitalcandy.agency\/website-tips\/cloudflare-origin-ca-free-ssl-installation-on-godaddy\/<\/a> (accessed Jul. 09, 2020).<\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"141307117\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">[11]<\/div><div class=\"csl-right-inline\">Hostragon, \u201ccPanel AutoSSL and Cloudflare SSL,\u201d <i>Hostragon: Knowledgebase<\/i>. <a rel=\"noreferrer noopener\" target=\"_blank\" href=\"https:\/\/billing.hostragon.com\/knowledgebase\/158\/cPanel-AutoSSL-and-Cloudflare-SSL.html?language=english\">https:\/\/billing.hostragon.com\/knowledgebase\/158\/cPanel-AutoSSL-and-Cloudflare-SSL.html?language=english<\/a> (accessed Jul. 09, 2020).<\/div>\n  <\/div>\n<\/li><\/ol><\/section>\n\n\n\n<p>Gambar sampul oleh pikisuperstar di <a href=\"https:\/\/www.freepik.com\/free-vector\/abstract-secure-technology-wallpaper_5913860.htm#page=1&amp;query=secure&amp;position=20\" target=\"_blank\" aria-label=\"undefined (opens in a new tab)\" rel=\"noreferrer noopener\">freepik<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Situs web merupakan salah satu media untuk saling tukar informasi yang dapat diakses melalui internet. Maka dalam hal teknis, kecepatan dan keamanan situs web merupakan hal yang utama. Namun, selain website harus dapat diakses dengan cepat, koneksi antara browser dan server juga harus terenkripsi untuk menjaga keamanan data sensitif. Keamanan koneksi ini dapat dilihat dari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2763,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[506],"tags":[462,463,465,464,467,466],"class_list":["post-2737","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-website-internet","tag-autossl","tag-cdn","tag-cloudflare","tag-cpanel","tag-origin","tag-sertifikat-ssl"],"modified_by":"Philip F. E. Adipraja","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indowhiz.com\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2737","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indowhiz.com\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indowhiz.com\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indowhiz.com\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indowhiz.com\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2737"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.indowhiz.com\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2737\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5873,"href":"https:\/\/www.indowhiz.com\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2737\/revisions\/5873"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indowhiz.com\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2763"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indowhiz.com\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2737"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indowhiz.com\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2737"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indowhiz.com\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2737"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}