{"id":2822,"date":"2020-07-27T11:01:19","date_gmt":"2020-07-27T04:01:19","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indowhiz.com\/articles\/?p=2822"},"modified":"2023-04-01T14:16:33","modified_gmt":"2023-04-01T07:16:33","slug":"situs-layak-google-adsense","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indowhiz.com\/articles\/id\/situs-layak-google-adsense\/","title":{"rendered":"Apakah Situs Kamu Siap Menggunakan Google AdSense?"},"content":{"rendered":"\n<p>Google AdSense merupakan salah satu platform iklan terbesar dalam dunia maya. Selain banyak pemasang iklan yang membutuhkan jasanya, banyak juga dari pihak pemilik situs web yang mendaftarkan situsnya sebagai <em>publisher<\/em> iklan. Hal ini menjadikannya sebuah simbiosis mutualisme yang sempurna.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, banyak pemilik situs yang merasa sulit untuk mendaftarkan situsnya untuk menjadi salah satu <em>publisher AdSense<\/em>. Karena selain minimnya pengetahuan pemilik situs, Google juga menerapkan aturan yang ketat. Memang hal ini bertujuan baik, yaitu agar pengunjung situs tidak terganggu oleh adanya iklan, dan mendapatkan respon alami dari pengunjung yang memang tertarik dengan iklan AdSense tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika kamu berencana untuk mendaftarkan situsmu, ada beberapa tips agar situs kamu layak menggunakan AdSense. Namun, sebelum itu, kamu perlu memahami manfaat-manfaat dan konsekuensi menggunakan Google AdSense dalam situs kamu. Selain itu, sebelum mendaftarkan situs, jangan lupa bahwa kamu harus memiliki akun AdSense terlebih dahulu, dengan mendaftar di <a aria-label=\"undefined (opens in a new tab)\" href=\"https:\/\/www.google.com\/intl\/id_id\/adsense\/start\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">situs AdSense<\/a>. <\/p>\n\n\n\n<!--more-->\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">A. Manfaat dan konsekuensi Google AdSense<\/h2>\n\n\n\n<p>Saat ini mungkin kamu sudah menggebu-gebu untuk mendaftarkan situs kamu ke Google AdSense. Tapi, tahan dulu, coba pikirkan terlebih dahulu apakah kamu benar-benar paham dengan apa yang akan kamu terima dan segala konsekuensinya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Manfaat Google AdSense<\/h3>\n\n\n\n<p>Saya yakin, sebagian besar dari kita sudah mengetahui manfaat menerapkan Google AdSense. <\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-large is-resized\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.indowhiz.com\/articles\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/flat-business-income.jpg\" alt=\"Ilustrasi pendapatan daring\" class=\"wp-image-2873\" width=\"300\" height=\"275\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Gambar 1. Ilustrasi pendapatan daring (kredit: <a href=\"https:\/\/www.freepik.com\/free-vector\/flat-business-landing-page-template_5138869.htm\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Freepik<\/a>) <\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Google AdSense memiliki beberapa manfaat dan keunggulan, seperti:<span id=\"b91632d3-9ee6-455e-bc82-f42385f38b88\" data-items=\"[&quot;1359040196&quot;]\" class=\"abt-citation\" contenteditable=\"false\">\u200b[1]\u200b<\/span><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Pendapatan pasif<\/strong>; Kamu cukup memikirkan bagaimana <a href=\"https:\/\/www.indowhiz.com\/articles\/id\/7-rahasia-meningkatkan-traffic-blog\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">meningkatkan jumlah pengunjung<\/a> yang datang dan menyukai situs kamu. Selanjutnya, Google AdSense akan memberikanmu pendapatan berdasarkan jumlah interaksi dari pengunjung. <\/li>\n\n\n\n<li><strong>Mudah diimplementasikan<\/strong>; Kode Google AdSense dapat kamu pasang ke dalam kode HTML dengan mudah. Bahkan untuk CMS seperti WordPress, banyak plugin yang dapat membantumu memasangnya.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Mudah disesuaikan<\/strong>; Tampilan iklan dapat kamu sesuaikan secara manual maupun otomatis. Bahkan dengan adanya fitur AutoAds, kamu tidak perlu lagi memikirkan dimana iklan akan muncul. Hal ini karena AdSense sudah menyesuaikan iklan dengan tata letak konten dan ukuran layar pengguna secara otomatis.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Praktis<\/strong>; Selain mudah kamu implementasikan, hanya dengan satu akun AdSense, kamu dapat mendaftarkan beberapa situs yang kamu miliki. Namun, Google AdSense akan meninjau setiap situs yang akan kamu daftarkan. Selanjutnya, laporan kinerja tiap situs beserta pendapatannya dapat kamu periksa dalam satu akun tersebut. <\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Konsekuensi pemasangan Google AdSense<\/h3>\n\n\n\n<p>Meski memiliki banyak keunggulan, kamu perlu mempertimbangkan juga konsekuensi penggunaan AdSense dalam situs kamu, seperti:<span id=\"3b845743-75b1-4f4e-b23d-e33de50e6e76\" data-items=\"[&quot;3567172598&quot;]\" class=\"abt-citation\" contenteditable=\"false\">\u200b[2]\u200b<\/span><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Pendapatan berdasar jumlah pengunjung<\/strong>; Jumlah pendapatan yang akan kamu dapatkan sebanding dengan rata-rata jumlah pengunjung harian. Semakin tinggi rata-ratanya, umumnya semakin banyak juga pendapatan dari Google AdSense. Namun, perlu kamu ketahui bahwa pendapatan dari AdSense baru dapat kamu cairkan apabila nilainya sama dengan $100 USD (atau nilai dalam Rupiah sesuai kurs). Oleh karena itu, jika jumlah pengunjung situs kamu masih sedikit, mungkin kamu baru bisa mencairkan pendapatmu beberapa tahun lagi. <\/li>\n\n\n\n<li><strong>Penurunan kecepatan situs<\/strong>; Anggap saja Google menerima situs kamu sebagai <em>publisher AdSense<\/em>. Selanjutnya, saat kamu mulai memasang kode AdSense dalam situs kamu, saat itulah kecepatan pemuatan halaman situs kamu akan menurun. Bahkan bisa dua hingga lima kali <a href=\"https:\/\/www.indowhiz.com\/articles\/id\/pasang-lazy-load-adsense\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">lebih lambat daripada tanpa kode AdSense<\/a>. Meskipun hal tersebut juga bergantung pada pengaturan AdSense. Untuk mengatasi hal ini, kamu mungkin bisa menuju ke halaman kami mengenai <a href=\"https:\/\/www.indowhiz.com\/articles\/id\/pedoman-umum-meningkatkan-kecepatan-situs-web\/#10_Menunda_pemuatan_Adsense\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">panduan peningkatan kecepatan situs<\/a> yang menggunakan AdSense.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Akunmu dikuasai Google<\/strong>; Google menguasai akun AdSense kamu beserta seluruh pendapatan yang ada (yang belum kamu cairkan). Artinya, jika Google mencurigai adanya klik tidak sah atau adanya pelanggaran aturan lain, yang bersumber dari satu atau lebih situs di akun kamu, Google dapat menutup akun AdSense kamu sepenuhnya, beserta pendapatannya.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"798\" height=\"599\" src=\"https:\/\/www.indowhiz.com\/articles\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/Contract-conclusion-concept-illustration.jpg\" alt=\"Ilustrasi persetujuan ataupun pembatalan kontrak\" class=\"wp-image-2874\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Gambar 2. Ilustrasi persetujuan ataupun pembatalan kontrak (kredit: <a href=\"https:\/\/www.freepik.com\/free-vector\/contract-conclusion-concept-illustration_5505471.htm\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">upklyak<\/a>)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Banyak orang yang mengeluh setelah memasang AdSense di situsnya. Umumnya, hal ini karena minimnya pengetahuan mereka tentang konsekuensinya. Jadi, perhatikan dan pahami baik-baik konsekuensinya sebelum kamu mendaftarkan situs kamu ke Google AdSense. <\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">B. Rekomendasi jenis situs<\/h2>\n\n\n\n<p>Google tidak terlalu memilih jenis situs yang akan kamu daftarkan. Bahkan kamu juga dapat mendaftarkan situs toko online kamu (<em>e-commerce<\/em>) ke Google AdSense. Namun, hal itu bisa saja mengurangi penjualan kamu, jika calon pembeli kamu malah lebih memilih produk yang muncul dalam iklan AdSense. Selain itu, bisa saja Google secara tidak sengaja memunculkan iklan produk dari toko saingan kamu sendiri.<span id=\"3e909f6a-4223-4e6e-82b6-3a108bebcbcd\" data-items=\"[&quot;2944578608&quot;]\" class=\"abt-citation\" contenteditable=\"false\">\u200b[3]\u200b<\/span><\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, beberapa jenis situs yang sangat cocok menggunakan AdSense yaitu:<span id=\"4a9f3e10-646f-4881-92a1-05905cfa564c\" data-items=\"[&quot;1411621167&quot;]\" class=\"abt-citation\" contenteditable=\"false\">\u200b[4]\u200b<\/span><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Situs blog<\/strong>; <a href=\"https:\/\/www.indowhiz.com\/articles\/id\/semua-bisa-go-digital-menghasilkan-uang-melalui-blog\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Situs jenis blog<\/a> merupakan jenis situs yang secara periodik akan memperbarui ataupun menambahkan konten secara rutin. Dalam hal ini, sudah banyak blog populer yang menerapkan AdSense untuk memonetisasi pengunjung mereka.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Forum<\/strong>; Merupakan situs tempat orang membahas topik-topik tertentu. Dalam forum umumnya tidak ada konten panjang. Namun lebih kepada adanya frekuensi interaksi ataupun diskusi antar anggota forum.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Perangkat lunak daring<\/strong>; Saat ini <a href=\"https:\/\/www.indowhiz.com\/articles\/id\/mengenal-rekayasa-perangkat-lunak-rpl\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">perangkat lunak<\/a> daring gratis sudah mulai populer, seperti translator online, kalkulator online, dan lain sebagainya. Jika kamu memiliki sebuah sebuah perangkat lunak daring (<em>online tools<\/em>) gratis yang kamu kembangkan, hal tersebut juga dapat memberikan penghasilan melalui AdSense. Apalagi jika kamu sudah memiliki banyak pengunjung tetap setiap harinya.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">C. Panduan kelayakan situs<\/h2>\n\n\n\n<p>Sebelum kamu mendaftarkan situs kamu ke AdSense, kamu perlu memeriksa apakah situs kamu sudah layak untuk mengimplementasikan AdSense.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Navigasi <\/h3>\n\n\n\n<p>Menu <em>Navigasi<\/em> merupakan salah satu hal penting dalam sebuah situs, yang memudahkan pengunjung berinteraksi dengan situs tersebut. Oleh karena itu, semua <em>navigasi<\/em> dalam sebuah situs harus secara intuitif dapat mengarahkan pengunjung ke halaman yang semestinya, atau berfungsi sebagaimana mestinya. Bahkan <em>navigasi<\/em> itu sendiri tidak boleh membuat pengunjung bingung. Selain itu, para pengunjung harus dapat dengan mudah menggunakan <em>navigasi<\/em> situs untuk menemukan produk, barang, atau layanan yang kamu tawarkan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Kelayakan navigasi<\/h4>\n\n\n\n<p>Secara umum, ciri-ciri <em>navigasi<\/em> yang tidak layak yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>klaim palsu dari konten yang dapat diunduh atau streaming,<\/li>\n\n\n\n<li>menautkan ke konten tujuan yang salah atau tidak ada (<em>error 404<\/em>).<\/li>\n\n\n\n<li>mengarahkan pengguna ke laman web yang tidak relevan dan\/atau menyesatkan<\/li>\n\n\n\n<li>teks di halaman yang tidak terkait dengan topik dan\/atau model bisnis situs web.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Jadi, periksa semua <em>navigasi<\/em> pada situs yang kamu miliki. Jangan sampai ada tautan yang seharusnya menuju halaman X, namun saat diklik menuju halaman Y, atau tidak dapat diklik karena belum ada tautan ke konten tujuan. <\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"433\" height=\"208\" src=\"https:\/\/www.indowhiz.com\/articles\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/unfinished-navigation-menu.png\" alt=\"Navigasi yang belum layak atau belum selesai dibuat.\" class=\"wp-image-2838\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Gambar 3. Navigasi yang belum layak atau belum selesai dibuat.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Jangan sampai ada tautan kosong yang masih berupa <em>template<\/em>, atau masih berisi <code>menu 1<\/code>, <code>menu 2<\/code>, atau semacamnya seperti pada Gambar 3. Buatlah <em>navigasi<\/em> semenarik mungkin untuk membuat nyaman pengunjung. <\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Tips memeriksa navigasi<\/h4>\n\n\n\n<p>Saat membuat menu <em>navigasi<\/em> pada situs kamu, pertimbangkan hal-hal berikut:<span id=\"0eecebbf-64a4-472d-be1d-47044ec2fdc6\" data-items=\"[&quot;206541882&quot;]\" class=\"abt-citation\" contenteditable=\"false\">\u200b[5]\u200b<\/span><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Penataan<\/strong>; Elemen dalam menu <em>navigasi<\/em> harus kamu tata dengan rapi. Hal ini bertujuan untuk memudahkan pengunjung memahami <em>navigasi<\/em> tersebut.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Keterbacaan<\/strong>; Teks pada <em>navigasi<\/em> harus terbaca dengan mudah. Perhatikan juga warna, jenis font, dan ukuran karena hal tersebut sangat mempengaruhi keterbacaan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Fungsional<\/strong>; Jika menu <em>navigasi<\/em> di situs kamu memiliki menu <em>drop-down<\/em>, periksa apakah hal tersebut berfungsi seluruhnya dengan benar. Selain itu, semua <em>navigasi<\/em> harus dapat digunakan sesuai fungsinya dan\/atau menuju ke konten yang sesuai.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Bahasa<\/h3>\n\n\n\n<p>Hingga saat ini, AdSense memang mendukung banyak bahasa di dunia, namun tidak semua. Jadi, jika situs kamu menggunakan bahasa selain Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris, maka kamu perlu memeriksa apakah bahasa tersebut masuk dalam <a aria-label=\"undefined (opens in a new tab)\" href=\"https:\/\/support.google.com\/adsense\/answer\/9727?hl=id\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">bahasa yang didukung oleh AdSense<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Halaman wajib ada<\/h3>\n\n\n\n<p>Beberapa halaman khusus harus tersedia dan dapat diakses di situs web kamu. Halaman ini termasuk halaman <em>Tentang Kami<\/em>, <em>Kontak<\/em>, <em>Kebijakan Privasi<\/em>, dan <em>Persyaratan Layanan<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Tentang Kami<\/h4>\n\n\n\n<p>Halaman <a href=\"https:\/\/www.indowhiz.com\/articles\/id\/tentang-kami\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><em>tentang kami<\/em> <\/a>(<em>about us<\/em>) atau sejenisnya umumnya bertujuan untuk memberikan informasi dasar ataupun deskripsi tentang situs atau perusahaan hingga bagaimana cara kerja perusahaan\/situs tersebut.<span id=\"f29f45ba-1cce-41be-860d-9a708dffdd35\" data-items=\"[&quot;2417958591&quot;]\" class=\"abt-citation\" contenteditable=\"false\">\u200b[8]\u200b<\/span> Selain itu, halaman <em>tentang kami<\/em> terkadang berfungsi untuk menemukan pelanggan potensial melalui pencarian Web di mesin pencari.<span id=\"afaf2850-255a-4722-aad7-0e1f85743dbd\" data-items=\"[&quot;2825498998&quot;]\" class=\"abt-citation\" contenteditable=\"false\">\u200b[9]\u200b<\/span><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Kontak<\/h4>\n\n\n\n<p>Halaman <a href=\"https:\/\/www.indowhiz.com\/articles\/id\/kontak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><em>kontak<\/em> <\/a>merupakan salah satu halaman wajib di situs kamu. Halaman tersebut bertujuan untuk menghubungi pemilik situs apabila pengunjung ingin bertanya, melaporkan, komplain, ataupun memiliki keperluan lain yang berkaitan dengan situs tersebut.\u200b<span id=\"855171f3-4215-46cd-8342-34d33e4c18b6\" data-items=\"[&quot;3923591573&quot;]\" class=\"abt-citation\" contenteditable=\"false\">\u200b[10]\u200b<\/span>\u200b <\/p>\n\n\n\n<p>Jika pemilik situs adalah sebuah perusahaan, bisa juga meletakkan alamat dan nomor telpon perusahaan di halaman <em>kontak<\/em>. Hal ini untuk memudahkan pengunjung yang ingin berkunjung ke lokasi perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Kebijakan privasi<\/h4>\n\n\n\n<p>Halaman <em><a href=\"https:\/\/www.indowhiz.com\/articles\/id\/kebijakan-privasi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">kebijakan privasi<\/a><\/em> merupakan salah satu halaman yang berisi tentang perjanjian hukum yang sangat penting untuk bisnis\/situs online kamu. Halaman <em>kebijakan privasi<\/em> juga diwajibkan secara hukum untuk menginformasikan bagaimana situs tersebut melindungi informasi pribadi para pengunjungnya. <\/p>\n\n\n\n<p>Undang-undang Eropa, termasuk Peraturan Perlindungan Data Umum (<em>General Data Protection Regulation<\/em> atau GDPR) dan Petunjuk Privasi Elektronik (<em>e-Privacy Directive<\/em>), mewajibkan penerbit digital untuk memberikan informasi kepada para pengunjungnya tentang penggunaan dan cara membagikan data pribadi, serta tentang penggunaan cookie, ID iklan seluler, dan bentuk penyimpanan lokal lainnya. Dalam banyak kasus, undang-undang ini juga mengharuskan persetujuan diperoleh terlebih dahulu.<span id=\"7d791c12-e784-4227-bb5b-34784a4ed1af\" data-items=\"[&quot;3598888218&quot;]\" class=\"abt-citation\" contenteditable=\"false\">\u200b[11]\u200b<\/span><\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, halaman tersebut juga merupakan cara untuk menunjukkan kepada para pengunjung bahwa situs tersebut (beserta para pengelolanya) dapat dipercaya, dan memiliki prosedur untuk menangani informasi pribadi para pengunjungnya dengan hati-hati.<span id=\"0fe2f4ee-f2ef-4205-9c67-347bca8967b7\" data-items=\"[&quot;1304502532&quot;]\" class=\"abt-citation\" contenteditable=\"false\">\u200b[12]\u200b<\/span><\/p>\n\n\n\n<p>Secara umum halaman <em>kebijakan privasi<\/em> berisi tentang:<span id=\"8f9ae12a-0e1e-435b-9587-3aed22645584\" data-items=\"[&quot;2658050534&quot;]\" class=\"abt-citation\" contenteditable=\"false\">\u200b[13]\u200b<\/span><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>informasi apa saja yang dikumpulkan, <\/li>\n\n\n\n<li>kuki (<em>cookies<\/em>),<\/li>\n\n\n\n<li>metode pengumpulan informasi,<\/li>\n\n\n\n<li>penyimpanan informasi, dan<\/li>\n\n\n\n<li>rincian kontak.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Google Adsense menggunakan <em>cookie<\/em> untuk mengatur iklan yang tampil di situs partnernya. Artinya, saat pengguna mengunjungi situs yang berisi Google AdSense, <em>cookie<\/em> akan diletakkan pada browser pengguna akhir tersebut.<span id=\"83e6a356-40f6-44b8-8218-2edf525c4557\" data-items=\"[&quot;3986835154&quot;]\" class=\"abt-citation\" contenteditable=\"false\">\u200b[14]\u200b<\/span> Oleh karena itu, halaman <em>kebijakan privasi<\/em> merupakan halaman yang wajib ada di situs kamu. Sebagai contoh, kamu dapat mengunjungi <a href=\"https:\/\/www.indowhiz.com\/articles\/id\/kebijakan-privasi\/\">halaman <em>kebijakan privasi<\/em><\/a> kami.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Persyaratan layanan<\/h4>\n\n\n\n<p>Secara hukum, halaman <em><a href=\"https:\/\/www.indowhiz.com\/articles\/id\/syarat-dan-ketentuan-layanan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">persyaratan layanan<\/a><\/em> (<em>Terms of Service<\/em>) tidak wajib ada, namun kami menyarankan halaman ini ada di setiap situs yang kamu miliki. Halaman tersebut bertujuan untuk memberikan informasi tentang ruang lingkup, aturan, dan fungsi layanan secara efektif dan efisien. Sehingga, setiap pengunjung dapat memahaminya dengan mudah dan cepat.<span id=\"6aea0945-644b-4647-a5f9-b88a80cb54a0\" data-items=\"[&quot;4112906324&quot;]\" class=\"abt-citation\" contenteditable=\"false\">\u200b[15]\u200b<\/span><\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa alasan bahwa halaman persyaratan layanan ini sangat kamu butuhkan yaitu untuk mencegah penyalahgunaan layanan dan sebagai pembatas tanggung jawab. Karena, halaman persyaratan layanan ini bertindak sebagai kontrak hukum yang mengikat antara pemilik layanan dan pengguna\/pengunjung. Selain itu, halaman tersebut menginformasikan batas tanggung jawab pemilik situs web, apabila terjadi kesalahan pada konten yang ada di situs web.<span id=\"01b81c43-736f-4c7e-94b6-616beb85434a\" data-items=\"[&quot;1679801834&quot;]\" class=\"abt-citation\" contenteditable=\"false\">\u200b[16]\u200b<\/span><\/p>\n\n\n\n<p>Secara umum, halaman Persyaratan layanan berisi tentang:<span id=\"033e687f-6f51-4554-932f-1fa696ca3544\" data-items=\"[&quot;4267987985&quot;]\" class=\"abt-citation\" contenteditable=\"false\">\u200b[17]\u200b<\/span><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>aturan penggunaan layanan oleh pengunjung,<\/li>\n\n\n\n<li>batasan kewajaran penggunaan layanan,<\/li>\n\n\n\n<li>batasan tanggung jawab; juga dikenal sebagai penafian (<em>disclaimer<\/em>),<\/li>\n\n\n\n<li>pemberitahuan hak cipta,<\/li>\n\n\n\n<li>hak untuk mengubah perjanjian,<\/li>\n\n\n\n<li>dan lain sebagainya.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Konten<\/h3>\n\n\n\n<p><em>Konten<\/em> merupakan hal penting dalam persyaratan untuk mendaftar AdSense. Selain untuk kelayakan situs, hal ini juga berdampak pada kualitas situs dalam jangka panjang. Bahkan konten juga sangat mempengaruhi jumlah pengunjung harian kamu.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Kualitas konten<\/h4>\n\n\n\n<p><em>Konten <\/em>yang berkualitas dan menarik merupakan salah satu hal yang membuat pengunjung betah dalam membaca. Indikator <em>konten <\/em>berkualitas dan menarik disini umumnya yaitu, namun tidak terbatas pada:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>orisinal<\/strong>; Konten merupakan hasil karya asli kamu, unik, bukan hasil salinan konten lain (<em>plagiat<\/em>). Batas kewajaran plagiarisme, atau kemiripan dengan konten lain, yaitu di bawah 25% dari keseluruhan konten.<span id=\"b77ab398-2c4f-460c-9af2-e4710584c82e\" data-items=\"[&quot;3659315177&quot;,&quot;3568779575&quot;]\" class=\"abt-citation\" contenteditable=\"false\">\u200b[18], [19]\u200b<\/span> Umumnya angka ini dapat ditampilkan dengan menggunakan iThenticate, Turnitin, Plagramme, atau semacamnya. Jadi, konten hasil generate otomatis (AGC), <em>spinner<\/em>, atau semacamnya, tidak akan membawa dampak positif dalam jangka panjang.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>terbaru<\/strong>; Meski bukan hal yang wajib, namun keterbaruan konten sangat dibutuhkan. Keterbaruan konten terkadang menjadi penentu peringkat dalam pencarian di mesin pencari. Jadi, jika kamu memiliki konten lama, mungkin kamu perlu memperbarui konten tersebut.<span id=\"11947e89-45ac-4478-8365-0d72f001f220\" data-items=\"[&quot;2216145884&quot;]\" class=\"abt-citation\" contenteditable=\"false\">\u200b[20]\u200b<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><strong>bermanfaat<\/strong>; Konten yang hanya orisinal dan baru saja belum menjamin kualitasnya. Maka, salah satu indikator lainnya yaitu manfaat konten. Konten yang baru, orisinal, tetapi tidak bermanfaat tidak akan memberikan dampak positif bagi pengunjung. Selain itu, pengunjung akan betah untuk membaca ribuan kata, jika menurut mereka konten tersebut sangat bermanfaat bagi mereka.<span id=\"f0831696-2b6c-4707-b5e8-5c1801e7a776\" data-items=\"[&quot;72795286&quot;]\" class=\"abt-citation\" contenteditable=\"false\">\u200b[21]\u200b<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><strong>relevan<\/strong>; Membuat konten berkualitas sangat menguras pikiran, waktu, uang, dan\/atau sumber daya lainnya. Namun, konten juga harus relevan dengan hasil pencarian oleh pengunjung di mesin pencari. Hal ini umumnya ditentukan oleh kata kunci pada konten tersebut.<span id=\"05d5a343-644c-4b18-bdb8-a7eeb63090ec\" data-items=\"[&quot;634174110&quot;]\" class=\"abt-citation\" contenteditable=\"false\">\u200b[22]\u200b<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><strong>keterbacaan<\/strong> (<em>readability<\/em>); Konten yang bagus selain bermanfaat, juga mudah untuk dibaca dan dipahami. Karena, pembaca yang kesulitan memahami isi konten tidak akan betah berlama-lama membaca konten tersebut. Dengan kata lain, konten yang membingungkan, membosankan, ataupun sering menggunakan kata-kata rumit, membuatnya terlihat tidak menarik.<span id=\"f14423c1-de39-426c-b0b5-5b3776ad14d6\" data-items=\"[&quot;360364029&quot;]\" class=\"abt-citation\" contenteditable=\"false\">\u200b[23]\u200b<\/span><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Tidak ada gunanya menggunakan AdSense jika konten belum selesai kamu buat ataupun tidak berkualitas. Terlebih lagi, jangan ada halaman yang masih berisikan konten kosong atau &#8220;<em>lorem ipsum<\/em>&#8220;. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menuju artikel kami tentang <a href=\"https:\/\/www.indowhiz.com\/articles\/id\/menulis-artikel-blog-berkualitas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">prosedur menulis artikel berkualitas<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Buatlah setidaknya 30 hingga 50 konten\/artikel berkualitas di situsmu. Hal ini akan meningkatkan jumlah pengunjung yang berdampak pada peningkatan pendapatan dari AdSense.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Konten yang legal \/ mematuhi kebijakan Google<\/h4>\n\n\n\n<p>Google AdSense menerapkan aturan ketat tentang konten situs. Artinya, untuk memonetisasi menggunakan AdSense, seluruh konten dalam situs kamu harus sesuai dengan <a aria-label=\"undefined (opens in a new tab)\" href=\"https:\/\/support.google.com\/adsense\/answer\/9335564?hl=id\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">aturan kebijakan Google<\/a>. Jika konten yang ada di situsmu melanggar salah satu aturan kebijakan tersebut, maka kemungkinan besar Adsense tidak akan menerima situs tersebut. Selain itu, meski Google telah menerima situs kamu, mereka akan melakukan pemeriksaan konten secara periodik. <\/p>\n\n\n\n<p>Konten-konten yang menyalahi aturan tersebut yaitu:<span id=\"c1ff63c3-d43f-40ee-a7b4-ff14507e6d8f\" data-items=\"[&quot;3954554338&quot;]\" class=\"abt-citation\" contenteditable=\"false\">\u200b[24]\u200b<\/span><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>konten ilegal,<\/li>\n\n\n\n<li>penyalahgunaan kekayaan intelektual,<\/li>\n\n\n\n<li>mempromosikan penjualan produk dari spesies langka atau terancam punah,<\/li>\n\n\n\n<li>konten yang berbahaya atau menghina,<\/li>\n\n\n\n<li>memfasilitasi perilaku yang tidak jujur,<\/li>\n\n\n\n<li>konten yang menyesatkan,<\/li>\n\n\n\n<li>berisi Software berbahaya,<\/li>\n\n\n\n<li>konten seksual vulgar,<\/li>\n\n\n\n<li>memfasilitasi pernikahan dengan orang asing,<\/li>\n\n\n\n<li>tema dewasa dalam konten keluarga, dan\/atau<\/li>\n\n\n\n<li>materi pelecehan seksual terhadap anak dan pedofilia.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Jadi, perhatikan kontenmu, dan jangan sampai ada satupun dari konten kamu yang menyalahi aturan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Jumlah konten dan kunjungannya<\/h4>\n\n\n\n<p>Google tidak memiliki aturan minimum jumlah konten maupun jumlah pengunjung harian di situs kamu. Namun, hal ini umumnya berpengaruh pada kemungkinan diterimanya situs tersebut. Semakin banyak jumlah konten dan pengunjung harian, maka semakin tinggi juga kemungkinan situs kamu akan diterima Google AdSense.<\/p>\n\n\n\n<p>Secara umum, sangat kami menyarankan situs kamu memiliki setidaknya 30-50 artikel, yang berisi minimal 1000 kata pada setiap artikelnya. Jika situs kamu hanya memiliki kurang dari 20 artikel, akan sangat sulit untuk mendapatkan persetujuan dari AdSense.<span id=\"4862bcea-1c66-48fd-8c72-406f06506111\" data-items=\"[&quot;223917566&quot;]\" class=\"abt-citation\" contenteditable=\"false\">\u200b[25]\u200b<\/span><\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, kamu perlu mengusahakan agar situs kamu dikunjungi minimal 50 orang setiap harinya yang berasal dari mesin pencari. Artinya, sebagian besar pembaca mengunjungi situs kamu hendaknya berasal dari hasil pencarian, dan sebagian kecil lainnya dari media sosial, pengetikan langsung alamat situs kamu, atau cara lainnya. Selain itu, jika jumlah rata-rata pengunjung kamu masih kurang dari itu, kamu perlu menambah jumlah artikel yang berkualitas. Secara teknis, rata-rata pengunjung harian yang kurang dari 50 tidak akan memberikan dampak apapun meski situs kamu disetujui Google AdSense. Jangan lupa bahwa pendapatan dari AdSense sangat bergantung pada jumlah pengunjung.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Tautan Pihak Ketiga (Tautan Eksternal\/keluar)<\/h4>\n\n\n\n<p>Banyak referensi yang menginformasikan bahwa &#8220;<em>tidak disarankan untuk menambahkan tautan external di situs kamu, sebelum Google AdSense menyetujui situs kamu<\/em>&#8220;. Hal ini saya katakan tidak sepenuhnya benar!<\/p>\n\n\n\n<p>Tautan external (<em>external\/outbound links<\/em>) atau tautan keluar merupakan tautan yang mengarahkan pengunjung ke halaman situs lain. Berbeda dengan tautan internal (<em>internal\/inbound links<\/em>), yang mengarahkan pengunjung ke halaman lain tetapi masih tetap dalam situs kamu.<span id=\"3d7e4df8-99c1-4006-82dc-1d81a792b9f2\" data-items=\"[&quot;2722600645&quot;]\" class=\"abt-citation\" contenteditable=\"false\">\u200b[6]\u200b<\/span><\/p>\n\n\n\n<p>Hasil studi terbaru menunjukkan adanya dampak positif pada halaman situs saat halaman tersebut menggunakan tautan eksternal yang relevan. Maka, kesimpulannya, Google juga menentukan peringkat halaman berdasarkan adanya tautan external yang relevan di halaman tersebut.<span id=\"1a969faf-127a-43fe-ad7e-f6ccdf8d5184\" data-items=\"[&quot;2239320757&quot;]\" class=\"abt-citation\" contenteditable=\"false\">\u200b[7]\u200b<\/span><\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, tidak masalah jika kamu ingin menambahkan tautan eksternal yang relevan pada konten kamu. Karena, Google AdSense mungkin memeriksa relevansi tautan eksternal tersebut. Beberapa situs kami memiliki banyak tautan eksternal di setiap halaman, nyatanya Google tetap menyetujuinya. Namun sebaliknya, dalam sebuah halaman, jika kamu menambahkan banyak tautan eksternal yang tidak relevan dengan konten, justru hal tersebut akan berdampak negatif.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Terindeks mesin pencari<\/h3>\n\n\n\n<p>Syarat yang paling penting yaitu, situs kamu harus aktif atau dapat diakses dari mana saja menggunakan koneksi internet. Jika situs kamu tidak aktif, atau tidak dapat diakses oleh publik, maka kamu akan kesulitan mendaftarkannya ke Google Adsense. Selain itu, situs kamu harus dapat ditemukan di hasil pencarian khususnya di Google Search.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk dapat ditemukan di hasil pencarian, situs yang kamu miliki hendaknya sudah kamu daftarkan di Webmaster Tool milik Google, Bing, Yandex, dan mungkin mesin pencari lainnya. Untuk mendaftarkan situs ke Google AdSense, sangat disarankan untuk mendaftarkannya terlebih dahulu di <a aria-label=\"undefined (opens in a new tab)\" href=\"https:\/\/search.google.com\/search-console\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Google Search Console<\/a> (GSC).<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah kamu mendaftar di Google Search Console, jangan lupa untuk memasukkan sitemap di GSC. Karena, sitemap yang sudah didaftarkan akan di<em>crawl<\/em> secara otomatis oleh Google beberapa hari sekali. Namun, setiap halaman di situs kamu mungkin akan di<em>index<\/em> dalam beberapa hari atau bahkan beberapa minggu. Jadi mohon bersabar apabila halaman situs kamu masih belum terindeks oleh Google.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">D. Mendaftarkan situs ke Google AdSense<\/h2>\n\n\n\n<p>Pendaftaran situs di Google AdSense bisa dibilang sangat mudah. Maksud saya cara mendaftarnya, bukan penerimaannya. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Tata cara pendaftaran ke Google AdSense<\/h3>\n\n\n\n<p>Jika kamu ingin mendaftarkan Blogger atau channel Youtube kamu, silahkan mengikuti langkah-langkah yang diberikan oleh Google.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Blogger: <a aria-label=\"undefined (opens in a new tab)\" href=\"https:\/\/support.google.com\/adsense\/answer\/1269077?hl=id\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">https:\/\/support.google.com\/adsense\/answer\/1269077?hl=id<\/a><\/li>\n\n\n\n<li>Youtube: <a href=\"https:\/\/support.google.com\/youtube\/answer\/9914702?hl=id\" target=\"_blank\" aria-label=\"undefined (opens in a new tab)\" rel=\"noreferrer noopener\">https:\/\/support.google.com\/youtube\/answer\/9914702?hl=id<\/a><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Namun, jika kamu memiliki domain sendiri seperti <code>www.example.com<\/code> atau <code>example.com<\/code>, maka kamu bisa mengikuti <a aria-label=\"undefined (opens in a new tab)\" href=\"https:\/\/support.google.com\/adsense\/answer\/7402253?hl=id\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">panduan langsung mendaftarkan situs oleh Google.<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Menunggu email konfirmasi<\/h3>\n\n\n\n<p>Google AdSense mereview ribuan pendaftaran setiap harinya. Jadi perlu waktu untuk mengkonfirmasi situs yang kamu daftarkan. <\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"599\" height=\"575\" src=\"https:\/\/www.indowhiz.com\/articles\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/approved-email-from-GA.jpg\" alt=\"Contoh email penerimaan dari Google AdSense\" class=\"wp-image-3791\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Gambar 4. Contoh email penerimaan dari Google AdSense<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Umumnya Google akan memberikan informasi penerimaan dalam jangka waktu 1-3 hari melalui email. Namun, ada kalanya hingga beberapa minggu atau bahkan lebih dari 1 bulan. Jadi kamu perlu bersabar untuk mendapatkan email konfirmasi tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Sembari menunggu konfirmasi, kamu bisa menambahkan konten ataupun memperbaiki kualitasnya, yang akan meningkatkan jumlah pengunjung harian di situs kamu. Ingat juga, bahwa pendapatan dari AdSense sangat bergantung pada jumlah pengunjung.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Referensi<\/h2>\n\n\n\n<section aria-label=\"Bibliography\" class=\"wp-block-abt-bibliography abt-bibliography\" role=\"region\"><ol class=\"abt-bibliography__body\" data-maxoffset=\"4\" data-linespacing=\"1\" data-second-field-align=\"flush\"><li id=\"1359040196\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">[1]<\/div><div class=\"csl-right-inline\">Blogger Tips, \u201cEverything You Need to Know About Google AdSense,\u201d <i>BloggerTips.com<\/i>, Dec. 06, 2019. <a rel=\"noreferrer noopener\" target=\"_blank\" href=\"https:\/\/bloggertips.com\/google-adsense\/\">https:\/\/bloggertips.com\/google-adsense\/<\/a> (accessed Jul. 25, 2020).<\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"3567172598\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">[2]<\/div><div class=\"csl-right-inline\">WebNots Staff, \u201c8 AdSense Drawbacks All Publishers Should Know,\u201d <i>WebNots Web Consulting Services<\/i>, Nov. 29, 2019. <a rel=\"noreferrer noopener\" target=\"_blank\" href=\"https:\/\/www.webnots.com\/adsense-drawbacks\/\">https:\/\/www.webnots.com\/adsense-drawbacks\/<\/a> (accessed Jul. 25, 2020).<\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"2944578608\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">[3]<\/div><div class=\"csl-right-inline\">A. Adam, \u201cThe Pros and Cons of Using Google AdSense on Your eCommerce Website,\u201d <i>Sellr Blog<\/i>, Jul. 06, 2015. <a rel=\"noreferrer noopener\" target=\"_blank\" href=\"https:\/\/blog.sellr.com\/the-pros-and-cons-of-using-google-adsense-on-your-ecommerce-website-b138.htm\">https:\/\/blog.sellr.com\/the-pros-and-cons-of-using-google-adsense-on-your-ecommerce-website-b138.htm<\/a> (accessed Jul. 25, 2020).<\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"1411621167\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">[4]<\/div><div class=\"csl-right-inline\">Google, \u201cTiga jenis situs dengan pendapatan AdSense yang berkualitas,\u201d <i>Google Adsense: Referensi<\/i>. <a rel=\"noreferrer noopener\" target=\"_blank\" href=\"https:\/\/www.google.com\/intl\/id_id\/adsense\/start\/resources\/3-types-of-sites\/\">https:\/\/www.google.com\/intl\/id_id\/adsense\/start\/resources\/3-types-of-sites\/<\/a> (accessed Jul. 26, 2020).<\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"206541882\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">[5]<\/div><div class=\"csl-right-inline\">Google, \u201cMemastikan halaman situs Anda siap untuk AdSense,\u201d <i>Bantuan Adsense: Kelayakan<\/i>. <a rel=\"noreferrer noopener\" target=\"_blank\" href=\"https:\/\/support.google.com\/adsense\/answer\/7299563?hl=id\">https:\/\/support.google.com\/adsense\/answer\/7299563?hl=id<\/a> (accessed Jul. 25, 2020).<\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"2722600645\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">[6]<\/div><div class=\"csl-right-inline\">WebFX, \u201cDo Outbound Links Affect SEO?,\u201d <i>WebFX: Internet Marketing<\/i>. <a rel=\"noreferrer noopener\" target=\"_blank\" href=\"https:\/\/www.webfx.com\/internet-marketing\/do-outbound-links-affect-seo.html\">https:\/\/www.webfx.com\/internet-marketing\/do-outbound-links-affect-seo.html<\/a> (accessed Jul. 27, 2020).<\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"2239320757\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">[7]<\/div><div class=\"csl-right-inline\">S. Aharony, \u201cStudy &#8211; Outgoing Links Used As Ranking Signal,\u201d <i>Reboot Online Marketing<\/i>, Jun. 26, 2020. <a rel=\"noreferrer noopener\" target=\"_blank\" href=\"https:\/\/www.rebootonline.com\/blog\/long-term-outgoing-link-experiment\/\">https:\/\/www.rebootonline.com\/blog\/long-term-outgoing-link-experiment\/<\/a> (accessed Jul. 27, 2020).<\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"2417958591\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">[8]<\/div><div class=\"csl-right-inline\">C. Galis, \u201cHow to Write an About Us Page: Templates, Examples and Samples,\u201d <i>Volusion: Marketing &amp; Promotion<\/i>, Nov. 16, 2018. <a rel=\"noreferrer noopener\" target=\"_blank\" href=\"https:\/\/www.volusion.com\/blog\/how-to-build-an-about-us-page-with-examples\/\">https:\/\/www.volusion.com\/blog\/how-to-build-an-about-us-page-with-examples\/<\/a> (accessed Jul. 25, 2020).<\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"2825498998\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">[9]<\/div><div class=\"csl-right-inline\">BigCommerce, \u201cWhat is an about us page?,\u201d <i>BigCommerce Ecommerce Platform<\/i>. <a rel=\"noreferrer noopener\" target=\"_blank\" href=\"https:\/\/www.bigcommerce.com\/ecommerce-answers\/what-about-us-page\/\">https:\/\/www.bigcommerce.com\/ecommerce-answers\/what-about-us-page\/<\/a> (accessed Jul. 25, 2020).<\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"3923591573\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">[10]<\/div><div class=\"csl-right-inline\">S. Idler, \u201cContact Pages \u2013 Good vs Bad,\u201d <i>Usabilla: CX Insights<\/i>, Nov. 13, 2013. <a rel=\"noreferrer noopener\" target=\"_blank\" href=\"https:\/\/usabilla.com\/blog\/good-vs-bad-contact-pages\/\">https:\/\/usabilla.com\/blog\/good-vs-bad-contact-pages\/<\/a> (accessed Jul. 25, 2020).<\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"3598888218\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">[11]<\/div><div class=\"csl-right-inline\">Google, \u201cMembantu penayang dan pengiklan berkenaan dengan izin pengguna,\u201d <i>Google Cookie Choices<\/i>. <a rel=\"noreferrer noopener\" target=\"_blank\" href=\"http:\/\/www.cookiechoices.org\/intl\/id\/\">http:\/\/www.cookiechoices.org\/intl\/id\/<\/a> (accessed Jul. 25, 2020).<\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"1304502532\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">[12]<\/div><div class=\"csl-right-inline\">S. Pegarella, \u201c4 Reasons You Need a Privacy Policy,\u201d <i>TermsFeed<\/i>, Feb. 01, 2020. <a rel=\"noreferrer noopener\" target=\"_blank\" href=\"https:\/\/www.termsfeed.com\/blog\/top-4-reasons-you-need-privacy-policy\/\">https:\/\/www.termsfeed.com\/blog\/top-4-reasons-you-need-privacy-policy\/<\/a> (accessed Jul. 25, 2020).<\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"2658050534\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">[13]<\/div><div class=\"csl-right-inline\">PrivacyTrust, \u201cImportance of a Privacy Policy,\u201d <i>PrivacyTrust<\/i>. <a rel=\"noreferrer noopener\" target=\"_blank\" href=\"https:\/\/www.privacytrust.com\/guidance\/privacy_policy.html\">https:\/\/www.privacytrust.com\/guidance\/privacy_policy.html<\/a> (accessed Jul. 25, 2020).<\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"3986835154\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">[14]<\/div><div class=\"csl-right-inline\">Google, \u201cKonten wajib,\u201d <i>Bantuan Adsense: Privasi dan keamanan<\/i>. <a rel=\"noreferrer noopener\" target=\"_blank\" href=\"https:\/\/support.google.com\/adsense\/answer\/1348695?hl=id\">https:\/\/support.google.com\/adsense\/answer\/1348695?hl=id<\/a> (accessed Jul. 25, 2020).<\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"4112906324\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">[15]<\/div><div class=\"csl-right-inline\">N. Lomas and R. Dillet, \u201cTerms And Conditions Are The Biggest Lie Of Our Industry,\u201d <i>TechCrunch &#8211; Verizon Media<\/i>, Aug. 22, 2015. <a rel=\"noreferrer noopener\" target=\"_blank\" href=\"https:\/\/techcrunch.com\/2015\/08\/21\/agree-to-disagree\/\">https:\/\/techcrunch.com\/2015\/08\/21\/agree-to-disagree\/<\/a> (accessed Jul. 25, 2020).<\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"1679801834\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">[16]<\/div><div class=\"csl-right-inline\">TermsFeed, \u201c5 Reasons Why You Need Terms and Conditions,\u201d <i>TermsFeed.com<\/i>, Apr. 23, 2020. <a rel=\"noreferrer noopener\" target=\"_blank\" href=\"https:\/\/www.termsfeed.com\/blog\/5-reasons-need-terms-conditions\/\">https:\/\/www.termsfeed.com\/blog\/5-reasons-need-terms-conditions\/<\/a> (accessed Jul. 25, 2020).<\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"4267987985\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">[17]<\/div><div class=\"csl-right-inline\">WebsitePolicies, \u201cWhat are Terms and Conditions and Why it is Important to Have it,\u201d <i>WebsitePolicies<\/i>, Jul. 14, 2020. <a rel=\"noreferrer noopener\" target=\"_blank\" href=\"https:\/\/www.websitepolicies.com\/blog\/what-are-terms-and-conditions\">https:\/\/www.websitepolicies.com\/blog\/what-are-terms-and-conditions<\/a> (accessed Jul. 25, 2020).<\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"3659315177\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">[18]<\/div><div class=\"csl-right-inline\">Turnitin, \u201cInterpreting the Similarity Report,\u201d <i>Turnitin.com<\/i>. <a rel=\"noreferrer noopener\" target=\"_blank\" href=\"https:\/\/help.turnitin.com\/feedback-studio\/canvas\/plagiarism-framework\/teacher\/the-similarity-report\/interpreting-the-similarity-report.htm\">https:\/\/help.turnitin.com\/feedback-studio\/canvas\/plagiarism-framework\/teacher\/the-similarity-report\/interpreting-the-similarity-report.htm<\/a> (accessed Jul. 26, 2020).<\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"3568779575\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">[19]<\/div><div class=\"csl-right-inline\">Editage Insights, \u201cThe answers to \u2018What is the acceptable percentage of plagiarism report?,\u2019\u201d <i>Editage Insights: Plagiarism in Research<\/i>, Apr. 06, 2018. <a rel=\"noreferrer noopener\" target=\"_blank\" href=\"https:\/\/www.editage.com\/insights\/what-is-the-acceptable-percentage-of-plagiarism-report\">https:\/\/www.editage.com\/insights\/what-is-the-acceptable-percentage-of-plagiarism-report<\/a> (accessed Jul. 25, 2020).<\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"2216145884\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">[20]<\/div><div class=\"csl-right-inline\">C. Shepard, \u201c10 Illustrations of How Fresh Content May Influence Google Rankings (Updated),\u201d <i>Moz Blog<\/i>, Jun. 28, 2016. <a rel=\"noreferrer noopener\" target=\"_blank\" href=\"https:\/\/moz.com\/blog\/google-fresh-factor-new\">https:\/\/moz.com\/blog\/google-fresh-factor-new<\/a> (accessed Jul. 25, 2020).<\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"72795286\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">[21]<\/div><div class=\"csl-right-inline\">J. McCoy, \u201cA Guide to Creating Amazing Content: 5 Tips for Crafting Useful Content,\u201d <i>Search Engine Journal: Content Marketing<\/i>, Mar. 04, 2019. <a rel=\"noreferrer noopener\" target=\"_blank\" href=\"https:\/\/www.searchenginejournal.com\/tips-creating-amazing-content\/294435\/\">https:\/\/www.searchenginejournal.com\/tips-creating-amazing-content\/294435\/<\/a> (accessed Jul. 25, 2020).<\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"634174110\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">[22]<\/div><div class=\"csl-right-inline\">C. Giarratana, \u201cThe Quick &amp; Easy Guide To Create Relevant Content That Ranks &amp; Converts,\u201d <i>SEMrush Blog<\/i>, Jan. 23, 2018. <a rel=\"noreferrer noopener\" target=\"_blank\" href=\"https:\/\/www.semrush.com\/blog\/guide-create-relevant-content-ranks-converts\/\">https:\/\/www.semrush.com\/blog\/guide-create-relevant-content-ranks-converts\/<\/a> (accessed Jul. 25, 2020).<\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"360364029\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">[23]<\/div><div class=\"csl-right-inline\">L. Adkins, \u201cCreating Understandable Content,\u201d <i>Copypress Blog: Content Writing<\/i>, Feb. 28, 2020. <a rel=\"noreferrer noopener\" target=\"_blank\" href=\"https:\/\/www.copypress.com\/blog\/creating-understandable-content\/\">https:\/\/www.copypress.com\/blog\/creating-understandable-content\/<\/a> (accessed Jul. 25, 2020).<\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"3954554338\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">[24]<\/div><div class=\"csl-right-inline\">Google, \u201cKebijakan Penayang Google,\u201d <i>Bantuan Adsense<\/i>. <a rel=\"noreferrer noopener\" target=\"_blank\" href=\"https:\/\/support.google.com\/adsense\/answer\/9335564?hl=id\">https:\/\/support.google.com\/adsense\/answer\/9335564?hl=id<\/a> (accessed Jul. 25, 2020).<\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"223917566\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">[25]<\/div><div class=\"csl-right-inline\">J. Parsons, \u201cHow Much Traffic Do You Need to Earn on AdSense?,\u201d <i>Growtraffic.com<\/i>, Mar. 30, 2016. <a rel=\"noreferrer noopener\" target=\"_blank\" href=\"https:\/\/growtraffic.com\/blog\/2016\/03\/much-traffic-need-earn-adsense\">https:\/\/growtraffic.com\/blog\/2016\/03\/much-traffic-need-earn-adsense<\/a> (accessed Jul. 27, 2020).<\/div>\n  <\/div>\n<\/li><\/ol><\/section>\n\n\n\n<p>Gambar sampul oleh <a aria-label=\"undefined (opens in a new tab)\" href=\"https:\/\/www.freepik.com\/free-vector\/blue-green-background-with-checklist_1078562.htm\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Freepik<\/a> dan <a aria-label=\"undefined (opens in a new tab)\" href=\"https:\/\/commons.wikimedia.org\/wiki\/File:Google_adsense_logo.png\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Elidrissi.Ilyas<\/a> (Wikimedia Commons).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Google AdSense merupakan salah satu platform iklan terbesar dalam dunia maya. Selain banyak pemasang iklan yang membutuhkan jasanya, banyak juga dari pihak pemilik situs web yang mendaftarkan situsnya sebagai publisher iklan. Hal ini menjadikannya sebuah simbiosis mutualisme yang sempurna. Namun, banyak pemilik situs yang merasa sulit untuk mendaftarkan situsnya untuk menjadi salah satu publisher AdSense. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3427,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"no","site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[506],"tags":[365,470,397,475,471,474,473,472],"class_list":["post-2822","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-website-internet","tag-bahasa","tag-google-adsense","tag-halaman-situs","tag-indeks","tag-kelayakan","tag-konten","tag-navigasi","tag-pendaftaran"],"modified_by":"Philip F. E. Adipraja","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indowhiz.com\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2822","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indowhiz.com\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indowhiz.com\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indowhiz.com\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indowhiz.com\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2822"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/www.indowhiz.com\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2822\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8004,"href":"https:\/\/www.indowhiz.com\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2822\/revisions\/8004"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indowhiz.com\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3427"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indowhiz.com\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2822"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indowhiz.com\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2822"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indowhiz.com\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2822"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}